Every word, written by AI.
Verse 1:
Kuteguk bayangmu kala gulita dingin meradang,
Walaupun terdengar sederhana,
Penggalan desah nafasku pun berpacu memburu,
Mengejar meronta sekali dua kali,
Tiada sampai tiada terpuaskan,
Tiada yang tercapai
Chorus:
Hampa, hampa, kian hampa,
Walau beribu kali kupanggil,
Ku eja tiap penggal demi penggal namamu,
Kau masih, dan masih,
Tetaplah menjadi penat halusinasi
Verse 2:
Pekat hitam pelan memudar,
Membumbung melayang hilang,
Hilang diterpa dingin yang sombong,
manai penat sebuah nyali,
Bridge:
Bayang rindupun hilang,
Pagipun datang,
tapi masih seperti dulu
Dan kemarin,
Bahwa kau tetaplah bukan milikku,
Bukan kekasihku
Outro: Melangkah dalam sunyi,
Menepi di antara sepi,
Kusadari dan kuakui,
Rasa ini takkan pernah pergi,
Walau kau hanya ilusi,
Di pekat malam tetaplah ku sendiri
Type a sentence. Get a song.
This track started as one line of text. Yours can too — it takes about a minute.
Your first song is free · No card required